Rabu, 04 Maret 2009

SEJARAH
SMP MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA

A. Latar Belakang Berdirinya SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta didirikan oleh pengurus Muhammadiyah Ranting Notoprajan yaitu:
• H. Moh. Djajim Siraj , MA
• Khamdani
• H. Jalal Mas'oed
• S. Saring
• Mahmud Abdul Ghani
• H. Marsudi, RS

Didirikan pada tanggal 14 Juli 1951 dengan nama SMP Muhammadiyah 3 Wirobrajan dengan Kepala Sekolah Bapak H. Darwis Syafi'i dengan jumlah murid 60 putra dan putri, status sekolah swasta penuh, luas tanah yang ditempati 1183 m2 .

Sebelum SMP Muhammadiyah 3 Wirobrajan berdiri, telah berdiri lebih dahulu tiga sekolah SMP Muhammadiyah di Kotamadya Yogyakarta , yaitu SMP Muhammadiyah Putra di Purwodiningratan (oleh pengurus Muhammadiyah bagian pengajaran nama sekolah dirubah menjadi SMP Muhammadiyah I Putra), SMP Muhammadiyah II Putri, dan SMP Muhammadiyah III Siang di Purwodiningratan. Pada saat itu sekolah Muhammadiyah diberi nama sesuai dengan nomor urut berdirinya. Dalam perkembangan berikutnya SMP Muhammadiyah Wirobrajan diberi nama SMP Muhammadiyah IV Wirobrajan.

Pergantian Kepala Sekolah dari Bapak H. Darwis Syafi'i kepada Bapak Suroso, dilanjutkan Bapak Zainudin Basyir kemudian Bapak Sarwono, dilanjutkan Bapak Drs. Moh. Bakir sampai dengan tahun 1964, tahun pergantian Kepala Sekolah diantara Beliau dan lamanya menjabat tidak terdata dengan jelas.

Pada tanggal 1 Agustus 1959 ada usaha merintis pengembangan sekolah dengan menambahkan ruang kelas baru dan ruang tata usaha sehingga dapat meningkatkan prestasi siswa, dan status sekolah berubah menjadi sekolah swasta berbantu.

B. Penggantian Nama Menjadi SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

Tahun 1964 sampai dengan tahun 1974 Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak Muh. Sumardiyono. Sekolah dibenahi dan sarana pendidikan ditingkatkan. Pada tahun 1971 diadakan penertiban sekolah Muhammadiyah oleh Pengurus Muhammadiyah bagian pengajaran. Sehubungan dengan SMP Muhammadiyah III Siang di Purwodiningratan sudah tidak ada kegiatan maka SMP Muhammadiyah IV Wirobrajan berubah menjadi SMP Muhammadiyah III Wirobrajan.

Pada tahun 1972 – 1974 Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak Drs. Marzuki. Penambahan ruang kelas baru, Mushola, dan pembenahan administrasi sekolah dimaksudkan untuk mengantarkan SMP Muhammadiyah III ke status yang lebih baik. Akhirnya pada tahun 1974 Bapak Drs Marzuki pensiun. Pada tahun 1974 – 1980 Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak Muhtar Mamroni, BA. Pada tahun ini status sekolah berhasil ditingkatkan menjadi sekolah swasta bersubsidi. Pembangunan gedung bertingkat dimulai karena tidak ada tambahan/perluasan tanah, maka untuk memenuhi kelas baru, gedung sekolah dibangun dengan cara dibuat bertingkat. Jumlah ruang kelas yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar menjadi 8 ruang kelas.

Tahun 1981- 1982 Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak Drs. Sutadi sebagai pelaksana harian, sehubungan dengan Bapak Muhtar Hamroni, BA sakit, yang tidak dapat menjalankan tugasnya. Pada tanggal 2 Januari 1982, Bapak Suratman, BA yang semula guru SMP Muhammadiyah II Putri Yogyakarta, dilantik oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Majelis Dikdasmen Propinsi Yogyakarta, menggantikan Bapak Muhtar Hamroni, BA yang meninggal karena sakit.

C. Perubahan Status Menjadi Disamakan

Usaha pengembangan sekolah yang dirintis Bapak Muhtar Hamroni, BA dan Drs. Sutadi, dilanjutkan oleh Bapak Suratman, BA. Tahap pertama menyelesaikan lantai atas, sehingga ruang kelas menjadi 11 ruang. Tahap berikutnya ruang kelas lama yang berjumlah 5 ruang yang sangat memprihatinkan, mulai diperbaiki pada tahun 1984. Pembenahan administrasi dan pembinaan guru dan karyawan, disiplin siswa, ditingkatkan sehingga dari tahun ke tahun prestasi siswa meningkat. Sehingga masyarakat bersedia memberi sumbangan kepada sekolah. Status sekolah pada tahun 1985 berubah menjadi sekolah disamakan . Hal ini merupakan wujud kepercayaan pemerintah.

Bersama dengan Pimpinan Muhammadiyah Majelis Dikdasmen beserta BP3/IKWAM, SMP Muhammadiyah III Yogyakarta dikembangkan terus sampai dengan akhir tahun 1991 diatas tanah 1182 m2 dan sudah dapat didirikan bangunan bertingkat. Dana berasal dari bantuan Presiden dan masyarakat serta dari bantuan orangtua siswa/siswi murid. Pada tanggal 31 Maret 1991 tanah di jalan Kapten Pierre tendean 19 yang semula 1181 m2 diperluas ke timur. Setelah itu dibeli tanah 350 m2 yang kemudian dibangun pada tahun 1992 dan ada tambahan ruang kelas sebanyak 6 kelas.

Pada tanggal 14 Juli 1994 mendapat limpahan gedung SD Muhammadiyah Suryowijayan yang terletak di Condronegaran seluas 1085 m2 dengan lima ruang kelas yang merupakan wakaf dari Ibu Sutiyah diberikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotamadya Yogyakarta. Gedung tersebut digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Kemudian tahun berikutnya sekolah membeli tanah yang berdekatan dengan tanah wakaf seluas 1080 m2 sehingga tanah di Condronegaran bertambah menjadi seluas 2165 m2 . Sehubungan dengan meningkatnya animo masuk SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan dalam rangka mendukung program pemerintah wajib belajar 9 tahun, maka SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta berusaha meningkatkan daya tampung. Sehubungan tanah yang ada tidak memungkinkan untuk mendirikan, memperluas dan meningkatkan bangunan, maka tanggal, 17 November 1995 dibeli lagi tanah seluas 1580 m2 yang terletak di Jl. Ontoseno 3 sebelah barat SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Yogyakarta yang sekarang telah dibangun menjadi ruang kelas Unit II

Pada tahun 1997 tanah milik SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta di Condronegaran, diminta kembali oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, karena akan digunakan untuk Pendidikan Ulama Tarjih maka seluruh kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di Unit I yaitu Jl. Kapten Pierre Tendean 19 Yogyakarta. Semenjak Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak H. Suratman, BA perkembangan fisik di sekolah dan mutu pendidikan di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta berkembang pesat. Rencana pembangunan gedung di Unit II telah disusun dan dianggarkan oleh Bapak H. Suratman, BA dan BP3-IKWAM. Akan tetapi pada tanggal 12 Agustus 1999 Bapak H. Suratman, BA meninggal karena sakit.

Usaha pembangunan di Unit II kemudian dilanjutkan oleh Hj. Suwarti selaku pelaksana harian dan meletakkan batu pertama. Pembangunan di Unit II dimulai pada bulan September 1999 dan selesai pada bulan Juni 2000. Pada tanggal 2 Maret 2000 Bapak Drs. Suprapto yang semula guru SMP Muhammadiyah II Putri Yogyakarta dilantik oleh Kandepdiknas dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dikdasmen Propinsi DIY menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Pada tahun ajaran 2000 – 2001 menerima siswa kelas I sebanyak tujuh kelas, sehingga jumlah seluruhnya menjadi 17 kelas. Bangunan di Unit II sudah resmi dipakai untuk ruang belajar kelas III dan pada bulan Mei 2000 telah dibangun Laboratorium Bahasa di Unit I, yang akan digunakan pada tahun ajaran 2001 – 2002.

Bapak Drs. Suprapto menjabat sebagai Kepala Sekolah sampai dengan bulan Desember 2005, dan pada bulan Januari 2006 SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dipimpin oleh Ibu Heriyanti, S.Pd. Jumlah siswa yang ada sampai dengan bulan Februari 2007 sebanyak 915 siswa dan untuk guru dan karyawan sebanyak 97 orang. Sampai dengan bulan Februari 2007 lengkaplah sudah fasilitas yang dimiliki oleh SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Fasilitas tambahan ini antara lain berupa LCD disetiap ruang kelas, HotSpot Free Internet Acces. Dan rencananya pada tahun ini (2009) akan dibangun gedung khusus untuk ruang Pertemuan berupa Aula yang nantinya juga bisa digunakan sebagai mushola di atas tanah seluas 100 m2 .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar